Terkadang keputusasaan
memunculkan sebuah motivasi bahkan ide gila. Mungkin ini yang sedang terjadi
padaku. Ketika semua sisi dari dunia ini seolah membuatku terpojok dan
tertekan. Aku ingin berteriak meminta tolong. Tapi seolah mereka menutup
telinga dan sengaja tidak mendengarku. Lantas, apa yang harus aku lakukan?
Hanya menangis meratapi takdir? Semakin aku menangis, semakin kuat berbagai
sisi dunia menekanku.
Welcome to my blog. Happy reading :)
Categories
- Cerpen Cinta (8)
- Cerpen Keluarga (5)
- Cerpen Persahabatan (1)
- Curhat (6)
- Puisi (2)
- Renungan (4)
Blog Archive
Assalamualaikum. Here about me :)
Labels
- Cerpen Cinta (8)
- Cerpen Keluarga (5)
- Cerpen Persahabatan (1)
- Curhat (6)
- Puisi (2)
- Renungan (4)
Diberdayakan oleh Blogger.
7:19:00 PM
Ketika aku melangkah, aku tahu aku sedang bergerak
Bergerak untuk menyongsong hari esok yang tak tentu
bersahabat
Aku terus bergerak walau kadang aku berputar di tempat
yang sama
Karena inilah penjelajahan
Tapi penjelajahan untuk apa?
Tentu saja penjelajahan untuk menemukan apa tujuanku
menjelajah
Jadi, aku belum tahu apa tujuanku menjelajah?
Aku sungguh tak tahu karena Rajaku hanya mengutusku
untuk tetap berjalan
Sebelun Dia menutusku kembali
Sulit dipercaya bahwa aku berjalan tanpa tujuan dan arah
Label: Puisi
8:00:00 PM
Entah kenapa semua orang di dunia ini
pengen jadi blogger. Mulai dari mereka yang alay sampai mereka yang kalem dan
jenius. Apa mungkin mereka ingin menjadi popular di dunia maya? Ah, rasanya
alasan mereka seperti alasan yang ada dalam hati gue.
Label: Curhat
6:32:00 PM
Sebagai seorang
pelajar, udah jelas jadi kewajiban gue buat pergi ke sekolah, menunaikan
kewajiban. Walaupun terkadang aslinya gue malas banget harus pulang pergi
nempuh jarak yang kurang lebih 19 kilometer. Tapi mau gimana lagi. gue sendiri
yang dulunya ngotot milih sekolah itu. Tak lain dan tak bukan karena itu
sekolah paling favorit di kota gue. Bukan karena tempat orang-orang kaya. Tapi
emang kualitas pendidikannya udah diakui orang-orang.
Label: Curhat
12:53:00 PM
Dari kecil hidupku tergolong mewah.
Dengan orang tua yang berpenghasilan tinggi, rumah besar dan mewah beserta
fasilitas-fasilitas mewah lainnya membuatku memiliki sifat sedikit manja. Orang
tuaku selalu memenuhi segala permintaanku, termasuk memberiku mobil mewah saat
ulang tahunku yang ke-16. Namun aku baru boleh mengendarai mobilku itu ketika
aku sudah mendapatkan SIM nanti.
Label: Cerpen Keluarga
12:24:00 PM
Ibu adalah sosok yang paling
dekat dengan kita. Bagaimana tidak? Ibu selalu ada ketika kita butuh. Tak peduli
betapa lelah tubuhnya, ketika kita panggil, ia selalu datang. Pernahkah kita
berpikir apa jadinya bila tak ada sosok ibu di dunia? Akan seperti apakah kita?
Bisakah kita seperti ini tanpanya?
Label: Renungan
Langganan:
Postingan (Atom)


